Pandangan Pertemanan Pria dan Wanita Dalam Agama Islam

Penting sekali untuk Anda tahu bahwa pada dasarnya bentuk dari hablum minannas, atau hubungan sesama manusia adalah berinteraksi satu sama lain dengan baik, baik itu bagi pria maupun wanita.Tetapi ada hal yang harus diingat di sini, yakni dalam agama Islam ada batasan – batasan antara pria dengan wanita dalam berhubungan.

Kira – kira bagaimana Islam memandang pertemanan pria dan wanita? Mari ketahui selengkapnya dalam ulasan yang kami lansirkan dari laman IslamExplored.org berikut ini.

Pandangan Pertemanan Pria dan Wanita Dalam Agama Islam

Pada dasarnya dalam ajaran agama Islam, hubungan pertemanan pria dengan wanita boleh – boleh saja, asalkan tidak dengan berdua – duaan, atau pun bercampur baur. Sebagaimana Rasulullah SAW menjaga dengan baik bagaimana beliau berinteraksi dengan wanita. Beliau selalu tetapkan batasan – batasan sesuai dengan syariat ajaran agama Islam.

Rasulullah SAW bersabda bahwasannya, “Tidaklah aku tinggalkan sesudah ku sebuah cobaan yang jauh lebih berbahaya bagi pria dibandingkan wanita”. HR. Bukhari No 5096. Beliau juga bersabda bahwa, “Janganlah salah seorang diantara kalian berdua – duaan dengan wanita, kecuali ada mahram yang menyertainya”. HR. Bukhari No. 5233.

Bahkan Rasulullah SAW sendiri juga tidak pernah bersentuhan langsung dengan wanita. Beliau mengatakan bahwasannya, “Sebenarnya jika kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan paku dari besi itu jauh lebih baik baginya daripada harus menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya’. HR. Ath Thabrani.

Pertemanan antara pria dan wanita justru akan ditakutkan bisa menjerumuskan dirinya ke dalam perbuatan yang dilarang agama, seperti halnya perbuatan zina. Makanya pertemanan pria dengan wanita ini harus mengikuti batasan – batasan yang ada, yakni dengan menahan pandangan dan tidak saling bersentuhan.

Allah SWT berfirman dalam Quran Surat An-Nuur : 30, bahwa “Katakanlah kepada orang pria (laki – laki) yang beriman : ‘hendaknya mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikian ini adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Apa yang telah mereka perbuat”.

Nah, itulah tadi pandangan pertemanan pria dan wanita dalam agama Islam yang bisa kami informasikan. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *