Pandemi Belum Berakhir, LPOI Ajak Masyarakat Jauhi Kerumunan dan Terapkan Protokol Kesehatan 3M

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI)/ Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) mengajak masyarakat untuk menghindari kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan Covid 19. Sekretaris Jenderal LPOI/LPOK, Denny Sanusi mengatakan pandemi Covid 19 saat ini belum berakhir. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat luas untuk menjauhi kerumunan, melaksanakan protokol kesehatan, dengan melakukan 3M (Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Memakai masker),” kata Denny Sanusi di Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2020). Denny juga mendukung upaya penegak hukum untuk menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan. Ia meminta aparat keamanan tidak pandang bulu terhadap pihak pihak yang melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan dari pemerintah.

“Mendukung penegak hukum untuk menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan yang tidak mentaati aturan pemerintah,” ujarnya. Lebih lanjut, Denny meminta agar tidak ada pihak pihak yang menggunakan simbol agama untuk kepentingan kelompok tertentu. Terakhir, ia mengajak seluruh masyarakat tanah air untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah pandemi Covid 19.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hargai para pendiri bangsa yang telah membentuk NKRI dengan susah payah,” katanya. Dalam acara ini, hadir perwakilan dari LPOK diantaranya HBMI, PBNU, DPP Persatuan Tarbiyah Islamiah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Nahdatul Watan, Persatuan Islam, Al Irsyad Al Islamiyah, dan Persatuan Umat Islam. Sebagaimana diketahui, pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid 19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *