Pramugari Ini Beberkan Pengalaman Bertemu Penumpang Pesawat Paling Menyebalkan

Seorang pramugari belum lama ini menceritakan kisah penerbangannya saat bertemu dengan penumpang paling menjengkelkan. Seorang pria yang naik pesawat untuk penerbangan jarak jauh ini dinilai sebagai 'penumpang paling menjengkelkan yang pernah ada'. Tentu saja itu ada alasannya.

Pria bernama Kujo Frei (24) ini bertindak kasar kepada penumpang lain dan pramugari. Kejadian itu bermula saat Kujo membuat kekacauan di pesawat Virgin Atlantic yang saat itu melayani penerbangan dari Bandara Delhi ke Bandara Heathrow pada 17 Maret. Entah apa yang dipikirkan Kujo, tapi dia terus menendangi kursi penumpang di depannya.

Penumpang yang merasa risih itu pun mengingatkan Kujo untuk berhenti melakukan aktivitasnya tersebut. Namun lagi lagi Kujo membuat masalah dengan menempelkan permen karet di jaket penumpang ketika dia diminta untuk berhenti menendangi kursi mereka. Kujo juga mengeluarkan kalimat kalimat umpatan pada pasangan penumpang di depannya, menurut laporan .

Melihat itu, pramugari datang untuk menengahi agar tidak ada selisih paham dan perdebatan. Pramugari itu langsung memindahkan dua penumpang tersebut ke penerbangan kelas satu untuk menjauh dari Kujo. Pramugari maskapai itu mengatakan jika Kujo adalah penumpang paling menjengkelkan, tapi dia takut kalau sewaktu waktu Kujo bisa semakin kasar dan melakukan kekerasan dalam penerbangan.

Mengingat saat itu pesawat sedang melakukan penerbangan jarak jauh dan membutuhkan waktu lama untuk mendarat. Tapi siapa sangka, pramugari yang tidak disebutkan namanya ini malah ikutan kena imbasnya. Dengan lantangnya, Kujo mengatai pramugari dengan kalimat kasar yaitu wanita 'murahan'.

Setelah dilaporkan kepada pihak berwajib, Kujo mengaku salah karena telah lalai mengikuti perintah pilot untuk duduk ketika peringatan memakai sabuk pengaman dibunyikan. Dalam pernyataan saksi, manajer layanan pelanggan Lindsay Spalding mengatakan jika Kujo menyerbu penumpang di kelas satu yang tadi dipindahkan pramugari. Dia berkata, "Dia sangat agresif dan mengatakan kalau dirinya adalah korban, dia bertengkar dengan penumpang lain dan mereka (pramugari) telah memindahkannya".

Kujo saat itu terlihat seperti orang bingung dengan mata lebar dan seketika menjadi pemarah. Bahkan Kujo mengatai pramugari dengan kalimat kotor. "Dia bilang, dia akan membuat hidupku seperti di neraka dan akan membuatku diputuskan pacarku," katanya.

Ketika diberi tahu untuk duduk kembali ke kursinya, Kujo malah mengatai pramugari kalau dia payah dalam bekerja. Pramugari Sarah Ward mengatakan Kujo telah meneriaki seorang penumpang karena meninggalkan "kekacauan" di toilet dan membentaknya dari seberang lorong. Dia mengatakan, "Selama seluruh kejadian dia membuat saya merasa gugup sampai saya gemetar. Saya merasa kuat kami tidak akan mendarat dengan selamat.

"Sepanjang karier terbang saya, dia adalah salah satu penumpang paling menjengkelkan yang pernah saya temui." Penumpang John Grenville mengatakan kalau dia dan istrinya duduk tepat di depan Kujo dan pacarnya selama penerbangan. Dia mengatakan dia melihat pasangan itu bersumpah karena mereka memiliki "argumen berbisik keras" dan Kujo terus bangun lalu mendorong ke kursi istrinya.

Grenville berkata: "Saya memintanya untuk berhenti mengumpat, tapi dia malah mengancam saya dan berkata 'apa yang akan kamu lakukan tentang itu, b******* tua?'" Penumpang tersebut mengatakan bahwa Frei juga menyuruhnya untuk pergi dan menghentikan troli minuman yang bergerak di lorong sambil berkata "Aku akan pergi ketika aku ingin". Grenville menuturkan jika Kujo memanggilnya dengan kalimat umpatan kasar secara berulang kali dan mendorong bagian belakang kursinya.

"Dia kemudian meniup dan meludari kepalaku. Dia lalu pergi untuk mengambil bagasi atas dan dengan sengaja menjatuhkan tasnya di kepala istriku dengan keras. Dia kembali duduk dan mendorong kursi lagi sambil berbisik di celah kursi dengan kalimat kotor," katanya. "Istri saya kemudian menyadari bahwa dia telah menempelkan permen karet di bagian belakang jaket saya." Ketua majelis hakim Darshan Sachdev menunda hukuman untuk laporan yang akan disiapkan oleh layanan masa percobaan, menambahkan, "Kami akan membiarkan semua opsi terbuka."

Atas kejadian ini, penumpang itu dijatuhi hukuman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *